Salah satu hal yang menjadi pertimbangan bagi calon mahasiswa baru yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri (PTN) adalah biaya pendidikan. Biaya pendidikan di PTN terdiri dari biaya pendaftaran, biaya kuliah, biaya hidup, dan biaya lainnya yang mungkin diperlukan selama masa studi. Bagi sebagian calon mahasiswa baru, biaya pendidikan ini mungkin menjadi beban yang berat dan menghambat akses mereka untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.
Namun, jangan khawatir. Jika kamu termasuk calon mahasiswa baru yang memiliki prestasi akademik atau non-akademik yang baik, kamu bisa mendapatkan bantuan pembiayaan dari berbagai program beasiswa yang disediakan oleh PTN. Salah satu PTN yang menyediakan banyak program beasiswa adalah Institut Teknologi Bandung (ITB).
ITB adalah salah satu PTN terkemuka di Indonesia yang memiliki visi untuk menjadi institusi pendidikan tinggi dan penelitian ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang unggul di tingkat global. ITB memiliki berbagai fakultas dan program studi yang menawarkan pendidikan yang komprehensif dan interdisipliner di bidang sains, teknik, seni, dan humaniora. ITB juga memiliki fasilitas dan lingkungan belajar yang kondusif dan modern, serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang menarik dan bermanfaat.
ITB tidak hanya memberikan kesempatan belajar yang luas dan mendalam, tetapi juga memberikan dukungan finansial bagi mahasiswa yang membutuhkan. ITB menyediakan berbagai program beasiswa yang bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk meringankan beban biaya pendidikan mereka. Program beasiswa ini bisa berupa pembebasan atau pengurangan biaya kuliah, pemberian biaya hidup, bantuan tugas akhir, hingga penyediaan alat atau barang yang dapat menunjang kegiatan perkuliahan.
Program beasiswa di ITB dibedakan menjadi dua jenis, yaitu beasiswa pemerintah dan beasiswa non-pemerintah. Beasiswa pemerintah adalah beasiswa yang disediakan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi atau yang memiliki prestasi akademik atau non-akademik yang luar biasa. Beasiswa non-pemerintah adalah beasiswa yang disediakan oleh organisasi swasta, lembaga, atau perusahaan yang memiliki perhatian dan komitmen di bidang pendidikan.
Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut tentang kedua jenis program beasiswa yang disediakan ITB.
Beasiswa Pemerintah
Beasiswa pemerintah adalah beasiswa yang disediakan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi atau yang memiliki prestasi akademik atau non-akademik yang luar biasa. Beasiswa pemerintah biasanya bersifat kompetitif dan selektif, sehingga mahasiswa harus memenuhi syarat dan kriteria yang ditetapkan oleh pemberi beasiswa.
Berdasarkan data, di tahun 2023 terdapat 12 mitra pemberi beasiswa pemerintah di ITB. Sedangkan jumlah total penerima manfaat beasiswa pemerintah di tahun 2023 adalah 5.464 orang. Beberapa contoh beasiswa pemerintah yang ada di ITB adalah sebagai berikut:
- Beasiswa KIP Kuliah: Beasiswa KIP Kuliah adalah beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) kepada mahasiswa baru yang berasal dari keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) atau Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Beasiswa KIP Kuliah memberikan pembebasan 100% biaya kuliah dan biaya hidup sebesar Rp 600.000 per bulan selama 8 semester (tepat waktu 4 tahun) untuk mahasiswa yang terpilih. Beasiswa KIP Kuliah juga memberikan bantuan tugas akhir sebesar Rp 2.000.000 untuk mahasiswa S1 dan Rp 3.000.000 untuk mahasiswa D4. Beasiswa KIP Kuliah bisa diikuti oleh mahasiswa baru yang mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
- Beasiswa Bidikmisi: Beasiswa Bidikmisi adalah beasiswa yang diberikan oleh Kemendikbudristek melalui Ditjen Dikti kepada mahasiswa baru yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik yang baik. Beasiswa Bidikmisi memberikan pembebasan 100% biaya kuliah dan biaya hidup sebesar Rp 650.000 per bulan selama 8 semester (tepat waktu 4 tahun) untuk mahasiswa yang terpilih. Beasiswa Bidikmisi juga memberikan bantuan tugas akhir sebesar Rp 2.000.000 untuk mahasiswa S1 dan Rp 3.000.000 untuk mahasiswa D4. Beasiswa Bidikmisi bisa diikuti oleh mahasiswa baru yang mendaftar melalui jalur SNBP atau SNBT.
- Beasiswa PPA: Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) adalah beasiswa yang diberikan oleh Kemendikbudristek melalui Ditjen Dikti kepada mahasiswa yang memiliki prestasi akademik yang baik. Beasiswa PPA memberikan biaya hidup sebesar Rp 200.000 per bulan selama 12 bulan untuk mahasiswa yang terpilih. Beasiswa PPA bisa diikuti oleh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1 atau D4 di semester 3 sampai dengan semester 8 dengan IPK minimal 3,00.
- Beasiswa BBM: Beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) adalah beasiswa yang diberikan oleh Kemendikbudristek melalui Ditjen Dikti kepada mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi. Beasiswa BBM memberikan biaya hidup sebesar Rp 200.000 per bulan selama 12 bulan untuk mahasiswa yang terpilih. Beasiswa BBM bisa diikuti oleh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1 atau D4 di semester 3 sampai dengan semester 8 dengan IPK minimal 2,75.
- Beasiswa Pemprov Jabar: Beasiswa Pemprov Jabar adalah beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada mahasiswa yang berasal dari Jawa Barat dan memiliki prestasi akademik atau non-akademik yang baik. Beasiswa Pemprov Jabar memberikan biaya hidup sebesar Rp 500.000 per bulan selama 12 bulan untuk mahasiswa yang terpilih. Beasiswa Pemprov Jabar bisa diikuti oleh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1 atau D4 di semester 1 sampai dengan semester 8 dengan IPK minimal 3,00.
Selain beasiswa-beasiswa di atas, masih ada banyak beasiswa pemerintah lainnya yang bisa kamu coba, seperti Beasiswa LPDP, Beasiswa BUDI, Beasiswa PPA-BBM, Beasiswa Pemkot Bandung, Beasiswa Pemkot Cirebon, Beasiswa Pemkot Bekasi, Beasiswa Pemkot Bogor, Beasiswa Pemkot Depok, Beasiswa Pemkot Sukabumi, dan Beasiswa Pemkot Tasikmalaya.
Beasiswa Non-Pemerintah
Beasiswa non-pemerintah adalah beasiswa yang disediakan oleh organisasi swasta, lembaga, atau perusahaan yang memiliki perhatian dan komitmen di bidang pendidikan. Beasiswa non-pemerintah biasanya bersifat kerjasama antara pemberi beasiswa dan ITB, sehingga mahasiswa harus memenuhi syarat dan kriteria yang ditetapkan oleh pemberi beasiswa.
Berdasarkan data, di tahun 2023 terdapat 28 mitra pemberi beasiswa non-pemerintah di ITB. Sedangkan jumlah total penerima manfaat beasiswa non-pemerintah di tahun 2023 adalah 1.372 orang. Beberapa contoh beasiswa non-pemerintah yang ada di ITB adalah sebagai berikut:
- Beasiswa Tanoto Foundation: Beasiswa Tanoto Foundation adalah beasiswa yang diberikan oleh Tanoto Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto, kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik dan kepemimpinan yang baik. Beasiswa Tanoto Foundation memberikan pembebasan 100% biaya kuliah dan biaya hidup sebesar Rp 1.000.000 per bulan selama 8 semester (tepat waktu 4 tahun) untuk mahasiswa yang terpilih. Beasiswa Tanoto Foundation juga memberikan bantuan tugas akhir sebesar Rp 2.000.000 untuk mahasiswa S1 dan Rp 3.000.000 untuk mahasiswa D4. Beasiswa Tanoto Foundation bisa diikuti oleh mahasiswa baru yang mendaftar melalui jalur SNBP atau SNBT.
- Beasiswa Djarum Foundation: Beasiswa Djarum Foundation adalah beasiswa yang diberikan oleh Djarum Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan oleh Budi Hartono dan Michael Hartono, kepada mahasiswa yang memiliki prestasi akademik atau non-akademik yang baik dan berkomitmen untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara. Beasiswa Djarum Foundation memberikan biaya hidup sebesar Rp 1.000.000 per bulan selama 12 bulan untuk mahasiswa yang terpilih. Beasiswa Djarum Foundation juga memberikan bantuan tugas akhir sebesar Rp 2.000.000 untuk mahasiswa S1 dan Rp 3.000.000 untuk mahasiswa D4. Beasiswa Djarum Foundation bisa diikuti oleh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1 atau D4 di semester 3 sampai dengan semester 8 dengan IPK minimal 3,00.
- Beasiswa Pertamina Foundation: Beasiswa Pertamina Foundation adalah beasiswa yang diberikan oleh Pertamina Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan oleh PT Pertamina (Persero), kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan memiliki prestasi akademik yang baik. Beasiswa Pertamina Foundation memberikan pembebasan 100% biaya kuliah dan biaya hidup sebesar Rp 750.000 per bulan selama 8 semester (tepat waktu 4 tahun) untuk mahasiswa yang terpilih. Beasiswa Pertamina Foundation juga memberikan bantuan tugas akhir sebesar Rp 2.000.000 untuk mahasiswa S1 dan Rp 3.000.000 untuk mahasiswa D4. Beasiswa Pertamina Foundation bisa diikuti oleh mahasiswa baru yang mendaftar melalui jalur SNBP atau SNBT.
- Beasiswa Bank Indonesia: Beasiswa Bank Indonesia adalah beasiswa yang diberikan oleh Bank Indonesia, bank sentral Republik Indonesia, kepada mahasiswa yang memiliki prestasi akademik yang baik dan berminat untuk berkarir di Bank Indonesia. Beasiswa Bank Indonesia memberikan biaya hidup sebesar Rp 1.500.000 per bulan selama 12 bulan untuk mahasiswa yang terpilih. Beasiswa Bank Indonesia juga memberikan bantuan tugas akhir sebesar Rp 2.000.000 untuk mahasiswa S1 dan Rp 3.000.000 untuk mahasiswa D4. Beasiswa Bank Indonesia bisa diikuti oleh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1 atau D4 di semester 5 sampai dengan semester 8 dengan IPK minimal 3,25.
- Beasiswa Chevron: Beasiswa Chevron adalah beasiswa yang diberikan oleh Chevron, sebuah perusahaan energi global yang beroperasi di Indonesia, kepada mahasiswa yang memiliki prestasi akademik yang baik dan berminat untuk berkarir di Chevron. Beasiswa Chevron memberikan biaya hidup sebesar Rp 1.000.000 per bulan selama 12 bulan untuk mahasiswa yang terpilih. Beasiswa Chevron juga memberikan bantuan tugas akhir sebesar Rp 2.000.000 untuk mahasiswa S1 dan Rp 3.000.000 untuk mahasiswa D4. Beasiswa Chevron bisa diikuti oleh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1 atau D4 di semester 5 sampai dengan semester 8 dengan IPK minimal 3,00.
Selain beasiswa-beasiswa di atas, masih ada banyak beasiswa non-pemerintah lainnya yang bisa kamu coba, seperti Beasiswa Toyota Astra Foundation, Beasiswa BCA Foundation, Beasiswa Maybank Foundation, Beasiswa CIMB Niaga Foundation, Beasiswa Mandiri Foundation, Beasiswa BNI Foundation, Beasiswa BRI Foundation, Beasiswa Telkom Foundation, Beasiswa Indosat Ooredoo Foundation, Beasiswa XL Axiata Foundation, Beasiswa Astra International Foundation, Beasiswa Unilever Foundation, Beasiswa Garuda Indonesia Foundation, Beasiswa Kalbe Foundation, Beasiswa Sinar Mas Foundation, Beasiswa Wings Foundation, Beasiswa Indofood Foundation, Beasiswa Gudang Garam Foundation, Beasiswa Sampoerna Foundation, Beasiswa Bakrie Foundation, Beasiswa Yayasan Pendidikan Pelita Harapan, Beasiswa Yayasan Pendidikan Indonesia, Beasiswa Yayasan Pendidikan Karya Salemba Empat, Beasiswa Yayasan Pendidikan Karya Bakti, dan Beasiswa Yayasan Pendidikan Karya Mandiri.
Demikian ulasan lengkap tentang 2 jenis program beasiswa yang disediakan ITB. Semoga bermanfaat untuk kamu yang ingin melanjutkan studi di ITB dan mendapatkan bantuan pembiayaan dari program beasiswa. Jangan lupa untuk selalu berusaha dan berdoa agar bisa mendapatkan beasiswa yang kamu inginkan.
Leave a Reply