Begini Pendidikan Ketua KPU RI Hasyim Asyari

Begini Pendidikan Ketua KPU RI Hasyim Asyari
0 Shares

Satu sosok yang sering muncul belakangan ini dalam masa-masa pemilihan umum (pemilu) 2024 adalah Hasyim Asyari. Ia adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU RI).

Hasyim Asyari mulai ditetapkan sebagai ketua KPU 2022-207 melalui kesepakatan seluruh anggota KPU RI. Sejak itu ia terlibat dalam berbagai dinamika kepemiluan.

Pria kelahiran Pati, Jawa Tengah, 3 Maret 1973 menghabiskan masa kecilnyua di Kudus, Jawa Tengah.

Ia menjalani pendidikan dasar dan menengah di Kudus, Jawa Tengah. Baru setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Al-Hidayah, Karangsuci, Purwokertaselama empat tahun.

Latar Belakang Pendidikan

  1. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Panjunan, Kudus (1979-1985).
  2. Madrasah Diniyyah As-Salam, Panjunan Wetan, Kudus (1979-1988)
  3. Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kudus (1985-1988)
  4. Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kudus, Jurusan Fisika (A1) (1988-1991)
  5. Pondok Pesantren Al-Hidayah, Karangsuci, Purwokerto (1991-1995)
  6. Sarjana Hukum (S.H.), Jurusan Hukum Tata Negara (HTN), spesialisasi Kajian Hukum dan Politik, Fakultas Hukum, Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Purwokerto. Skripsinya berjudul “Pembreidelan Pers: Studi Terhadap Pembatalan SIUPP Sebagai Bentuk Pembatasan Kebebasan Pers” (lulus 1995).
  7. Magister Sains (M.Si.) dalam bidang Ilmu Politik, Program Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Tesisnya membahas “Demokratisasi Melalui Civil Society: Studi Tentang Peranan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dalam Pemberdayaan Civil Society di Indonesia 1971-1996” (lulus 1998).
  8. Ph.D. (Doctor of Philosophy) dalam bidang Sosiologi Politik, Department of Anthropology and Sociology, Faculty of Arts and Social Sciences, University of Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia. Disertasinya berjudul “Konsolidasi Menuju Demokrasi: Kajian Tentang Perubahan Konstitusi dan Pilihan Raya 2004 di Indonesia” (lulus 2012).

Riwayat Karir

  • Dosen pada Hukum Tata Negara (HTN), Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (1998-2016).
  • Dosen pada Program Studi Doktor Ilmu Sosial, Konsentrasi Kajian Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (2013-sekarang).
  • Dosen pada Program Doktor Ilmu Kepolisian, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Lembaga Pendidikan dan Latihan Kepolisian Republik Indonesia (Lemdiklatpolri), mengajar mata kuliah “Analisis Strategi Keamanan” (sejak 2016).
  • Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, dilantik pada 12 April 2022.

Selama berkuliah sarjana Hasyim Asyari tidak hanya fokus di perkuliahan. Ia juga memilih menjadi aktivis. Semasa Orde Baru Hasyim kerab turun ke jalan bahkan memimpin aksi menentang kebijakan Orde Baru. Salah satunya kebijakan Presiden Soeharto yang melegalkan judi lotre lewat Sumbangan Derawan SOsial Berhadiah (SDSB).

Menariknya, sebagai aktivis ia juga peduli dengan studinya. Hasyim pernah menjadi Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Utama I Unsoed. Setelah menyelesaikan S1 hingga S3, aktivis PMII ini memulai karir sebagai dosen di FH Unsoed. Lalu tahun 2023, ia menjadi anggota KPU jateng hingga 2028. Kemudian pada tahun 2016, ia menjadi anggota KPU RI.

Gimana? Apakah kamu tertarik mengikuti jejak Hasyim Asyari?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp