Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah kegiatan pengukuran capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). TKA akan menjadi acuan penting untuk berbagai kebijakan pendidikan, termasuk sebagai dasar seleksi jalur prestasi dalam penerimaan murid baru tingkat SMP, SMA, dan SMK, serta menjadi referensi dalam proses seleksi akademik lainnya.
Muatan dan kompetensi yang diujikan dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK, berdasarkan dokumen Kerangka Asesmen TKA Nomor 045/H/AN/2025:
Mata Uji Wajib
Bahasa Indonesia
Fokus: Keterampilan membaca pada teks informasi (tunggal maupun jamak) dan teks fiksi.
Muatan Teks:
Teks informasi: berisi fakta, konsep, prosedur, dan metakognisi dari berbagai bidang, genre, dan konteks.
Teks fiksi: berupa realisme atau absurd, dengan latar, tokoh, konflik, alur, dan sudut pandang tertentu.
Karakteristik kosakata, kalimat, dan wacana tertentu, seperti kata berimbuhan kompleks, kalimat kompleks, dan konjungsi antarparagraf.
Kompetensi:
Pemahaman Tekstual: Mengidentifikasi, menyusun ulang, mengelompokkan, dan menyajikan kembali informasi tersurat.
Pemahaman Inferensial: Mengidentifikasi dan menyimpulkan informasi tersirat.
Evaluasi dan Apresiasi: Menilai gagasan, fakta, atau opini, serta menanggapi isi dan bahasa penulis.
Matematika
Fokus: Mengukur kemampuan memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika, serta kemampuan memecahkan masalah (problem solving).
Muatan: Merujuk pada elemen kurikulum Matematika 2013 dan Kurikulum Merdeka, meliputi:
Bilangan
Aljabar
Geometri dan Pengukuran
Data dan Peluang
Trigonometri
Penggunaan logika matematika diintegrasikan langsung dengan elemen kurikulum.
Kompetensi:
Pengetahuan Matematika
Representasi Matematis
Penalaran dan Pembuktian Matematis
Pemecahan Masalah Matematis
Koneksi Matematis
Level Kognitif: Pengetahuan dan Pemahaman (Knowing and Understanding), Aplikasi (Applying), dan Penalaran (Reasoning).
Bahasa Inggris
Fokus: Keterampilan membaca beragam jenis teks berbahasa Inggris dalam berbagai situasi komunikasi (sehari-hari, vokasional, akademik).
Muatan Teks: Irisan jenis teks, konteks komunikasi, topik, dan kompleksitas teks dari Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka.
Jenis Teks:
descriptive, recount, narrative, procedure, dan analytical exposition.
Konteks Komunikasi: Sehari-hari, tempat kerja, dan akademik.
Kompleksitas Teks: Tingkat B1 dan A2 Common European Framework of Reference for Languages (CEFR).
Kompetensi:
Pemahaman Tekstual: Memahami informasi eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi eksplisit dari teks.
Pemahaman Inferensial: Menarik kesimpulan berdasarkan informasi tersirat dalam teks, pengalaman pribadi, dan intuisi.
Evaluasi dan Apresiasi: Membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis, serta penggunaan bahasa oleh penulis.
Mata Uji Pilihan (SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK)
Peserta TKA memilih dua mata uji pilihan. Mata uji pilihan yang tersedia meliputi:
Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut
Matematika Tingkat Lanjut
Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
Fisika
Kimia
Biologi
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan/Pendidikan Pancasila
Ekonomi
Geografi
Sosiologi
Sejarah
Antropologi
Bahasa Prancis
Bahasa Jerman
Bahasa Jepang
Bahasa Mandarin
Bahasa Korea
Bahasa Arab
Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan (khusus SMK/MAK)
Secara umum, untuk mata uji pilihan, TKA mengukur pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan analitis dalam bidang ilmu terkait. Setiap mata pelajaran pilihan memiliki muatan dan kompetensi spesifik yang dirancang untuk menilai pemahaman konseptual, penerapan pengetahuan, dan penalaran dalam konteks materi pelajaran tersebut.
Leave a Reply